Hasil dari test PCR pada Jumat malam (22/1), dijumpai Ketua Satuan tugas virus corona ini memperoleh hasil positif dengan CT nilai 25. Walau sebenarnya dia akui sejauh ini demikian disiplin dalam jalankan prosedur kesehatan. Walau demikian, menurut Doni saat bertandang ke posisi musibah ada banyak peristiwa yang membuat meleng untuk buka masker, diantaranya saat makan bersama.

Penyebaran Covid-19 saat makan bersama bisa muncul karena jarak antar orang yang ada di satu tempat tidak ditata, sesaat saat acara makan berjalan tidak ada faksi yang berikan teguran mengenai keutamaan jaga jarak fisik untuk menjegah penyebaran covid-19 ditambahkan masker yang telah dilepaskan menyebabkan kendurnya penyebaran virus itu.

“Sebab saat makan kita tentu terlepas masker dan sela penyebaran terbuka. Seharusnya saat makan tidak ada seseorang di seputar kita untuk menahan terjangkit atau menyebari. Untuk saat ini, makan dapat sendiri atau terpisah dari pihak lain,” kata Doni Monardo mencuplik dari Kompas.com.

Jubir Satuan tugas Covid-19, Prof Wiku Adisasmito akui sedih dengan keadaan Doni Monardo apa lagi. Steam Satuan tugas Covid-19 tidak pikirkan peluh dan keluh sepanjang pengatasan corona sebab bukan berpatok di saat tetapi nyawa manusia.

“Saya benar-benar sedih saat mengenali berita Ketua Satuan tugas yang positif Covid-19, sesudah seminggu. Sawalnya beliau pimpin langsung pengatasan musibah gempa bumi Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan. Tetapi sesudah mendapatkan telephone pagi barusan, suka sekali malah dengar suara senang Beliau yang barusan olahraga pagi. Saat ini Beliau jalani karantina mandiri dengan kontrol dokter,” tulisnya dalam info di Instagram sah, Sabtu (23/1).

Prof Wiku Adisasmito mengingati kembali ke warga Indonesia untuk selalu patuhi dan jalankan prosedur kesehatan. Menurut dia 3M tidak cuma untuk diri kita tetapi seluruh pihak harus disiplin secara kelompok untuk mendesak penyebaran.

“Virus Covid-19 tidak pandang bulu: sedikit saja kita meleng, dapat sehingga kita terjangkit, bahkan juga menyebarkan seseorang. Silahkan bersama, jangan sampai jemu untuk disiplin. Disiplin memakai masker, membersihkan tangan, dan jaga jarak untuk menghindar keramaian. Jagalah diri untuk jagalah sama-sama,” ujarnya.