Bertandang ke Semarang, tentu yang sering jadi daya magnet khusus untuk beberapa pelancong ialah kehadiran salah satunya tempat paling mistik di Indonesia, Lawang Sewu, yang simpan sejuta aura mistik dan keindahannya tertentu. Tidak mengejutkan memang, karena tempat itu sudah populer dan banyak dijumpai oleh warga di luar Semarang.

Tetapi rupanya, Semarang tidak cuman masalah Lawang Sewu lo. Bila kamu pengin cari beberapa tempat monumental yang tidak kalah menarik dibanding dengan tempat barusan, sesungguhnya banyak opsinya. Walau tidak sepopuler Lawang Sewu, beberapa tempat ini worth it sekali buat didatangi. Baca ya!

Ada di teritori Jl.Letjend Suprapto 32, bangunan gereja yang serba putih ini jadi landmark dari Kota Lama. Berpenampilan neo classic, gereja yang berdiri istimewa ini menjadi spot memikat buat mendokumentasikan peristiwa sepanjang ada di Semarang.

Bangunan iconic ini mempunyai keunikan di mana ada patung semut raksasa yang menghias sisi atapnya. Dahulunya gedung ini dipakai sebagai tempat atraksi pada jaman penjajahan. Tetapi, sekarang ini sudah berbeda perannya jadi tempat pertunjukan seni budaya dan dikontrakkan untuk pesta pernikahan. Gedung Marabunta berada di Jl.Cendrawasih 23.

Tidak kalah dari gedung Marabunta, bangunan yang berada di Jl. Letjen Suprapto 33 ini mempunyai daya magnet tertentu. Usia gedung warisan Belanda ini lebih dari 100 tahun lo. Berpenampilan arsitektur Hindia Belanda, bangunan ini sering dipakai sebagai tempat ambil video sebab keeksotisannya.

Bila jemu dengan bangunan awalnya, kamu dapat coba berkunjung bangunan keagamaan yang tidak kalah monumental ini. Berdiri semenjak jaman Belanda, gereja yang berada di Jl. Dr Sutomo, persisnya di samping selatan Rumah Sakit Kariadi ini sampai sekarang masih kuat berdiri dan dipakai untuk melaksanakan ibadah.

Gereja ini juga dikenal sebagai Gereja Gedangan. Mempunyai gedung yang besar dan istimewa, tempat beribadah yang berada di Jl. Ronggowarsito 9-11 Semarang ini mempunyai daya magnet di bagian dalamnya yang terlihat istimewa dengan style ciri khas arsitektur Belanda pada era tengah.

Untuk beberapa wisatawan, keelokan bangunan mushola ini tidak disangsikan kembali. Dimulai dari lantai sampai menara-menaranya yang tinggi membubung akan membuat terpana siapa saja yang menyaksikannya. Tempat beribadah Muslim yang berada di teritori Sambirejo, Stylemsari ini simpan keelokan saat mendekati senja.