Untuk anak jaman saat ini yang kerap kongkow di cafe, tentunya sudah akrab dengan minuman-minuman seperti matcha latte atau red velvet latte. Apa lagi untuk mereka yang tidak senang kopi, latte-latte manis warna ceria ini sering jadi opsi. Tidak hanya matcha atau red velvet saja, trend rasa ‘kekinian’ tuch nampaknya makin bertambah makin banyak saja setiap tahunnya. Dari charcoal alias arang yang banyak dijumpai di beberapa minuman dan makanan, sampai menu favorite di toko bubble tea seperti taro.

Rasa-rasa ini tentu saja benar-benar terkenal dan punyai banyak fans, tetapi sudah pernahkah kalian ingin tahu sesungguhnya rasa red velvet atau taro itu aslinya dibuat atau berawal dari tanaman apa. Apa lagi rasa unik seperti arang, apa betul itu dari arang kayu yang kita gunakan untuk masak BBQ?! Nah buat yang ingin tahu, yok baca pembahasan Hipwee Fitur kesempatan ini!

Dibanding rasa-rasa modern yang lain akan kita ulas dalam artikel ini, rasa matcha di latte atau kue memang yang paling serupa dengan rasa aslinya matcha. Matcha sendiri ialah tipe olahan tradisionil teh hijau dari Jepang. Berlainan dengan daun teh kering yang umumnya kita minum berbentuk teh celup, matcha dibuat dari daun-daun teh hijau muda yang digiling jadi bubuk hingga rasanya lebih kuat. Tanpa tambahan gula atau cream, matcha asli itu pahit sekali!

Reputasi matcha sebagai rasa minuman atau kombinasi bermacam kue atau makanan ringan, mulai go-international. Sbersamaan meledaknya reputasi budaya pop Jepang lain seperti manga atau anime. Apa lagi sesudah gerai kopi internasional seperti Starbucks. Sadopsi matcha latte dalam menunya, variasi rasa ini menjadi terkenal di beberapa negara.

Saat sebelum group K-Pop Red Velvet kiprah, kue red velvet telah lebih dulu terkenal di dunia kulineran. Terbagi dalam timbunan kue sponge yang dikasih bahan warna merah dengan. Ssusunan krim cheese salah satunya, nama kue ini lebih merepresentasikan performa dibanding rasa asli beberapa bahannya. Jika rasa asli kuenya dibedah, kue sponge-nya umumnya dikasih perisa vanilla dengan gabungan krim cheese manis dan fresh.

Jadi lumrah beberapa orang sesungguhnya ketidaktahuan saat mulai menyaksikan trend minuman ‘red velvet’ sebab tidak dapat memikirkan rasanya. Kecuali warna merah dari bahan warna bikinan, rasa manis di beberapa. Sminuman atau kombinasi minuman dengan judul red velvet pun tidak ada pakemnya. Ada yang sedikit digabung cokelat, ada pula yang sebatas manis gula. Minuman seperti red velvet latte kelihatannya tidak memiliki kandungan krim cheese semestinya kue red velvet.